Nazaruddin juga Bawa Uang Mahasiswa 20juta

Muhammad Mugis Ayomi, mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Jati Bandung, Jawa Barat, saat ingin menagih hutang Rp 20 juta ke mantan bendahara umum partai Demokrat, M Nazaruddin, di depan Markas Besar Brimob, Kelapa Dua, Depok, Minggu (14/8/2011).

Muhammad Mugis Ayomi, mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Jati Bandung, Jawa Barat, saat ingin menagih hutang Rp 20 juta ke mantan bendahara umum partai Demokrat, M Nazaruddin, di depan Markas Besar Brimob, Kelapa Dua, Depok, Minggu (14/8/2011).

Seorang mahasiswa mendatangi Markas Komando Brigade Mobil di Depok, Minggu (14/8/2011). Pria bernama M Mugis Ayomi hendak menagih utang sebesar Rp 20 juta yang diberikannya kepada tersangka dugaan suap pembangunan wisma atlet SEA Games, Muhammad Nazaruddin.

Mugis, yang mengaku sebagai mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Jawa Barat, itu mengatakan bahwa uang tersebut dipinjamkannya kepada Nazaruddin pada 6 Agustus 2010. Uang itu, kata Mugis, kemudian diberikan oleh Nazaruddin kepada Ismail, seorang pengusaha asal Makassar yang juga teman mantan Bendahara Umum Partai Demokrat tersebut.

“Saya sudah enam kali hubungi dia (Nazaruddin), tapi selalu negatif, tidak pernah diangkat. Kalau pakai nomor lain diangkat, tapi setelah mendengar suara saya, pasti ditutup. Begitu juga dengan Ismail. Saya tidak punya kontak dengan dia,” ujar Mugis saat tiba di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Minggu siang.

Mugis yang datang dengan kemeja hitam, celana bahan, dan memakai sandal itu ditolak oleh penjaga rumah tahanan Mako Brimob. Ia mengaku kecewa dengan perlakuan Nazaruddin, yang hingga saat ini tidak memedulikannya.

“Saya sakit hati sedikit karena ini uang Rp 20 juta untuk mahasiswa. Padahal harusnya utang itu adalah janji. Nazarudin harus membayar utang yang kecil sebelum dia membayar utang yang besar kepada rakyat Indonesia,” kata Mugis.

Mugis mengaku dirinya sering terlibat dalam acara partai-partai besar. Ia pun mengatakan dirinya mengenal Nazaruddin saat yang bersangkutan mencalonkan diri sebagai calon anggota DPR tahun 2009. Ia pun sempat menunjukkan bukti kuitansi utang yang di dalamnya terdapat tanda tangan atas nama M Nazaruddin.

“Dia sebagai seorang intelektual harus bertanggung jawab. Kalau tidak saya akan terus menagih utang ini lewat anggota keluarga saya yang juga angkatan militer,” pungkasnya.

 

Kompas

Perihal adilwandi
Urang Minang basuku Piliang. Onlen pagi jo patang. Tapi indak lupo jo sumbayang. Dek nak banyak kenal jo urang. Mako ambo buek blog surang. Disiko lah tampek sanak batanang. Bakomentarlah jo pamikiran surang. (Orang Minang bersuku Piliang. Online pagi dan petang. Tapi tidak lupa sembahyang. Karena ingin banyak kenal orang. Maka saya buat blog seorang. Disinilah tempat saudara bertenang. Berkomentarlah dengan pemikiran anda seorang.) http://www.facebook.com/adilwandi

Sebuah Tanggapan untuk Nazaruddin juga Bawa Uang Mahasiswa 20juta

  1. anamuisis mengatakan:

    jika harta yang hilang dari diri seseorang, maka tiada apa pun yang hilang,
    Jika kesihatan yang hilang dari diri seseorang, maka ada sesuatu yang hilang,
    Tetapi jika akhlak yang hilang dari diri seseorang, maka segala-galanya telah hilang dari diri seseorang.
    ‘Dikisahkan, bahawasanya di waktu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sedang asyik bertawaf di Ka’bah, beliau mendengar seseorang di hadapannya bertawaf, sambil
    berzikir: ‘Ya Karim! Ya Karim!’

    nazar semoga allah swt memberikan petunjuk Burung camar jantung menukik pelan
    Hinggap di pohon tulang iga putih
    Matanya melihat kearah taman hati
    Pandangannya terpesona oleh pemandangan cantik

    … Bidadari cinta dan pangeran kasih sayang
    Bersenda gurau diangan tinggi
    Hati pun gembira…
    Jiwa pun lega…

    Ya Allah…
    Abadikan keadaan ini
    Agar menjadi pedoman
    Bagi hati yang saling menyatu
    Mentari sanubari tersenyum riang
    Alam jiwa bergembira ria
    Serentak…
    Jiwa jiwa riang berdansa di sekitar taman hati

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 45 pengikut lainnya.