Video Bumi, 100 Juta Tahun dari Sekarang

Ilustrasi Bumi - artikellingkunganhidup.com

Ilustrasi Bumi - artikellingkunganhidup.com

Daratan di bumi tidaklah seperti yang seperti kita lihat saat ini. Benua terbentuk saat pelat lempeng Bumi bergerak dan saling bertabrakan selama periode waktu yang sangat panjang. Berikut ini video yang menunjukkan seperti apa rupa Bumi selama 600 juta tahun terakhir dan Baca tulisan ini lebih lanjut

Video Proses Lahir dan Evolusi Bulan

Bulan

Bulan - VivaNews.com

Bulan yang selalu terlihat ‘setia’ mengitari bumi, sepertinya tidak pernah berubah sejak dulu: dingin dan tak berkehidupan. Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mencoba memberikan gambaran bagaimana evolusi bulan dalam 4,5 miliar tahun.

Dalam video berdurasi sekitar 3 menit itu, setiap lekuk wajah bulan dipahat oleh tumbukan pecahan-pecahan asteroid dan benda langit lainnya. Video ini juga memberikan perspektif bagaimana puing benda cair menjadi bola abu-abu, satelit yang kita lihat saat ini.

Video ini dibuat untuk Baca tulisan ini lebih lanjut

Rekaman Suara Mengerikan Gempa Jepang

Diagram seismik gempa 9,0 SR di Jepang 2011 lalu

Diagram seismik gempa 9,0 SR di Jepang 2011 lalu . - VivaNews.com

Pada Jumat 11 Maret 2011 pukul 13.46 waktu setempat, gempa 9,0 skala richter mengguncang Jepang. Lindu juga menyebabkan gelombang tsunami setinggi 10 meter menghempas ke daratan.

Negeri Sakura dirundung petaka. Lebih dari 20 ribu orang tewas, belum yang dinyatakan hilang. Tsunami juga menenggelamkan kawasan pesisir. Desa-desa terendam, terlupakan, dan membeku. Gelombang ganas yang menerjang PLTN Fukushima Dai-ichi membuat reaktor luruh dan memicu krisis nuklir.

Setahun berlalu, para ilmuwan punya cara unik untuk memperingati tragedi itu. Mereka mengumpulkan data gelombang seismik gempa tahun lalu dan mengubahnya menjadi Baca tulisan ini lebih lanjut

Kesalahan Latar Langit Film Titanic

Dalam gambar film yang dirilis oleh Paramount Pictures, Leonardo DiCaprio, kiri, dan Kate Winslet akan ditampilkan dalam sebuah adegan dari versi 3-D "Titanic

Dalam gambar film yang dirilis oleh Paramount Pictures, Leonardo DiCaprio, kiri, dan Kate Winslet akan ditampilkan dalam sebuah adegan dari versi 3-D "Titanic. - Tempo.co

Astronom dari Hayden Planetarium Boston, Neil deGrasse Tyson, mengungkap kesalahan dalam salah satu bagian film Titanic besutan sutradara James Cameron. Bagian yang salah itu ada saat Rose DeWitt Bukater bernyanyi di atas selembar papan yang mengapung sambil menatap langit sebelum akhirnya tubuh Jack Dawson kaku dan tenggelam ke dasar laut.

Kesalahannya bukan pada Rose atau Jack, melainkan latar langitnya. “Tyson mengirimkan surat elektronik yang mengatakan susunan bintang yang dilihat Rose malam itu berbeda dengan susunan sebenarnya,” kata Cameron kepada Telegraph, Ahad 1 April 2012.

Dalam sebuah pertemuan pribadi, sutradara kondang itu meminta Tyson mengirimkan gambar susunan bintang yang seharusnya Baca tulisan ini lebih lanjut

20 Fakta Menarik Tentang Bumi

Kepler 22b (kiri) berukuran 2,4 kali Bumi (kanan)

Kepler 22b (kiri) berukuran 2,4 kali Bumi (kanan) - VivaNews.com

Sejak lahir, kita hidup bersama di antara keberagaman bumi bersama makhluk hidup lainnya. Ada sejumlah fakta-fakta menarik tentang rumah kita ini, seperti dikutip dari lamanLivescience. 

20. Ukuran

Rumah kita ini memiliki ukuran ‘pinggang’ yang cukup lebar. Jika mengukur garis khatulistiwa, Bumi memiliki diameter 24.901 mil atau 40.075 kilometer.

19. Selalu bergerak

Anda merasa sedang berdiri dan tak bergerak. Tapi, sebenarnya manusia ikut bergerak cepat mengikuti rotasi bumi. Kecepatannya, tergantung anda berada di mana. Orang yang tinggal di garis khatulistiwa bisa bergerak paling cepat, bisa lebih dari Baca tulisan ini lebih lanjut

Planet Terhitam, Orbitnya Berjarak 750 Tahun Cahaya dari Bumi

TrES-2b, planet yang paling hitam.

TrES-2b, planet yang paling hitam.

Astronom berhasil menemukan planet terhitam yang mungkin lebih hitam dari arang. Planet itu bernama TrES 2-b dan merupakan planet gas raksasa seukuran Jupiter. Planet ini dideteksi untuk kali pertama pada tahun 2006 oleh Trans Atlantic Exoplanet Survey (TReS).

TrES-2b hanya bisa merefleksikan kurang dari 1 persen cahaya bintang. “TrES-2b bahkan kurang reflektif dari cat akrilik hitam,” kata David Kipping dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics seperti dikutip AFP, Jumat (12/8/2011).

TrES-2b mengorbit bintang GSC 03549-02811 yang terletak pada jarak Baca tulisan ini lebih lanjut

Tahukah Anda Berapa Jam Satu Hari di Neptunus?

Neptunus, planet gas dengan massa 17 kali lipat lebih besar dibanding Bumi. (sarkanniemi.fi)

Neptunus, planet gas dengan massa 17 kali lipat lebih besar dibanding Bumi. (sarkanniemi.fi)

Dengan melacak beberapa fitur tertentu di atmosfir, peneliti berhasil melakukan pengukuran akurat pertama terhadap periode rotasi planet Neptunus. Ternyata, satu hari di planet itu berlangsung tepat selama 15 jam, 57 menit dan 59 detik.

Temuan ini memperkaya pengetahuan kita seputar hal yang fundamental di Neptunus dan menyediakan pula mekanisme untuk memahami bagaimana massa planet itu didistribusikan. Seperti diketahui, Neptunus merupakan planet raksasa yang terbuat dari gas.

“Neptunus memiliki dua fitur yang memungkinkan untuk dipantau oleh Hubble Space Telescope yang tampaknya mengatur rotasi interior dari planet tersebut,” kata Erich Karkoschka, ilmuwan dari Lunar and Planetary Laboratory, University of Arizona, seperti Baca tulisan ini lebih lanjut

Ditemukan, Asteroid Trojan Pengikut Bumi

Sebelum ini, ilmuwan memprediksi bahwa Bumi juga pasti punya trojan. Sayangnya, mereka sulit ditemukan karena ukurannya relatif kecil dan tampak berada di dekat Matahari jika dilihat dari Bumi.

Sebelum ini, ilmuwan memprediksi bahwa Bumi juga pasti punya trojan. Sayangnya, mereka sulit ditemukan karena ukurannya relatif kecil dan tampak berada di dekat Matahari jika dilihat dari Bumi.

Astronom menemukan asteroid ‘trojan’ pertama yang diketahui mengorbiti Matahari bersama-sama dengan Bumi. Asteroid berukuran 300 meter itu berada dalam jarak 80 juta kilometer dari Bumi, ditemukan pertamakali oleh Wide-field Infrared Survey Explorer (WISE) milik NASA.

Orbit asteroid itu sendiri sudah berhasil diidentifikasikan. Dan setidaknya, dikutip dari Universe Today, 28 Juli 2011, untuk 100 tahun ke depan, ia tidak akan mendekati Bumi dalam jarak kurang dari 24 juta kilometer. Adapun temuan terbaru ini dipublikasikan dalam jurnal Nature.

Trojan merupakan asteroid yang menggunakan orbit yang sama dengan planet yang ia tumpangi baik di depan atau di belakang orbit planet itu. Berhubung mereka mengikuti atau berada di depan planet secara konstan, asteroid trojan tidak akan Baca tulisan ini lebih lanjut

Juli, 2016 Juno akan Tiba di Jupiter

Sejauh ini, peneliti menduga, sejak awal, Jupiter merupakan planet yang rakus. Ia menelan sebagian besar gas dan debu yang ada di tata surya setelah Matahari terbentuk. (NASA)

Sejauh ini, peneliti menduga, sejak awal, Jupiter merupakan planet yang rakus. Ia menelan sebagian besar gas dan debu yang ada di tata surya setelah Matahari terbentuk. (NASA)

Juno, pesawat ruang angkasa NASA mulai melakukan perjalanannya menuju ke Jupiter, planet terbesar dalam tata surya kita. Jika tidak ada aral melintang, pesawat tak berawak itu akan tiba di Jupiter pada Juli, tahun 2016 mendatang.

Setiba di sana, Juno akan mempelajari planet raksasa itu dari orbitnya dalam kurun waktu 1 tahun planet Bumi. Misi ini bertujuan untuk membantu para ilmuwan untuk memahami secara lebih baik bagaimana dan kapan Jupiter lahir. Informasi ini dapat menyibak bagaimana proses pembentukan planet dan evolusi tata surya kita.

“Kami juga akan mempelajari bahan pembentuk Jupiter,” kata Scott Bolton, Principal Investigator Juno, dari Southwestern Research Institute di San Antonio, Amerika Serikat, seperti dikutip dari laman Space.com, 7 Agustus 2011. “Kami berupaya memahami struktur di dalamnya, dan bagaimana ia terbentuk. Ini akan membantu kami mengetahui apa yang terjadi di Baca tulisan ini lebih lanjut

Inikah Rahasia Misteri “Crop Circle”?

Crop circles yang membentuk pola cantik di luar negeri. (listentrue.livejournal.com)

Crop circles yang membentuk pola cantik di luar negeri. (listentrue.livejournal.com)

Fenomena crop circle bisa dijelaskan secara Fisika. Pola yang muncul bisa jadi dihasilkan dari gelombang mikro dari Bumi, laser, dan GPS. Demikian dijelaskan oleh Richard Taylor, peneliti dari University of Oregon, AS, yang sekaligus mengungkap bahwa jejak pola simetris di areal pertanian tersebut tidak ada kaitannya dengan makhluk luar angkasa.

Crop circle diperkirakan muncul lebih dari 10.000 kali di sepanjang abad 20. Setiap kemunculannya selalu dikaitkan dengan keberadaan makhluk luar angkasa, bahkan hal-hal yang berhubungan dengan supranatural.

Baru pada 1991, muncul pengakuan pertama dari pembuat crop circle. Ia mengaku membuat crop circle untuk menebar gosip tentang UFO. Meski begitu, penjelasan tersebut masih meninggalkan pertanyaan di kalangan para ilmuwan: bagaimana bisa karya seni seperti itu dibuat tanpa meninggalkan jejak sedikit pun, dan biasanya dapat rampung dalam satu malam.

Dalam penjelasannya, Richard Taylor menampik penggunaan sejumlah alat tradisional yang mungkin digunakan untuk membuat crop circle. “Di zaman modern, penggunaan papan dan tali untuk merebahkan tanaman dan bangku untuk melompat dari satu area ke area lain agar tak meninggalkan jejak, rasanya terlalu merepotkan untuk mendapatkan hasil dalam waktu singkat,” kata Taylor.

Menurut Taylor, pembuat crop circle dapat menggunakan perangkat berteknologi tinggi, seperti perangkat GPS untuk menempatkan bentuk dan magnetron, tabung yang menggunakan tenaga listrik dan magnet untuk menghasilkan panas tinggi, untuk merebahkan tanaman dengan kecepatan tinggi.

Meski terkesan sahih dan masuk akal, penjelasan Taylor tidak serta-merta bisa diterima, sampai ada pembuat crop circle yang mau menjelaskan trik-trik pembuatannya. Meski begitu, pernyataan Taylor yang dimuat di Physics World ini bisa dijadikan Baca tulisan ini lebih lanjut

Bumi Pernah Memiliki Dua Bulan

ilustrasi matahari kembar -diambil dari film Star Wars (news.com.au

Sebuah bulan dalam ukuran kecil kemungkinan pernah mengorbit Bumi sebelum satelit tersebut menabrak bulan yang lebih besar. Tumbukan kedua bulan yang luar biasa dahsyatnya itu kemungkinan dapat menjelaskan mengapa kedua sisi satelit bulan yang kita lihat sekarang ini begitu berbeda satu sama lain.

Studi baru ini mengungkapkan kemungkinan bahwa di masa lalu Bumi pernah mempunyai dua bulan. Para astronom mengatakan bulan kedua yang mengelilingi Bumi itu kemungkinan berdiameter 1.200 kilometer dan bisa jadi terbentuk dari tumbukan yang sama antara planet dan obyek sebesar Mars yang diduga membantu terciptanya bulan yang kita lihat di langit saat ini, sekitar empat miliar tahun lampau.

Perang tarik-menarik gaya gravitasi antara Bumi dan bulan memperlambat putarannya sehingga apa yang kini selalu terlihat hanya satu sisi bulan saja. Wajah sisi bulan lainnya tetap menjadi misteri selama beradab-abad hingga Baca tulisan ini lebih lanjut

Dari Mana Datangnya Air di Bumi?

Kalau air hadir bersamaan dengan terbentuknya planet Bumi pada 4,5 miliar tahun lalu, ia kemungkinan besar sudah menguap karena panasnya Matahari yang ketika itu masih muda. (starryskies.com)

Kalau air hadir bersamaan dengan terbentuknya planet Bumi pada 4,5 miliar tahun lalu, ia kemungkinan besar sudah menguap karena panasnya Matahari yang ketika itu masih muda. (starryskies.com)

Asal muasal air di planet kita, yang meliputi hingga 70 persen dari permukaan Bumi masih misterius bagi para ilmuwan. Banyak yang berpendapat bahwa air tidak muncul bersamaan dengan terbentuknya Bumi, namun objek dari angkasa yang mengantarkannya ke planet kita.

Diperkirakan, kalau air datang bersamaan dengan terbentuknya planet Bumi pada 4,5 miliar tahun lalu, ia kemungkinan besar sudah menguap karena panasnya Matahari yang ketika itu masih muda. Artinya, air kemungkinan datang dari tempat lain.

Planet-planet dalam (Merkurius, Venus, Mars) juga ketika tata surya baru mulai dibentuk, masih terlalu panas untuk menyimpan air. Jadi, kemungkinan air di Bumi juga tidak datang dari sana. Namun, planet-planet dan benda-benda angkasa lain seperti bulan-bulan milik Jupiter, komet, dan lain-lain cukup jauh dari Matahari hingga memungkinkan untuk Baca tulisan ini lebih lanjut

Ada Gua ‘Superman’ di Naica, Meksiko

Anda ingat gua kristal yang menjadi rumah Superman di film-filmnya? Saat sedang mencari timah, dua orang penambang menemukan balok putih dari gipsum yang sangat mengagumkan dari sebuah gua yang sudah berusia ratusan ribu tahun, di bawah Naica, Meksiko.

Dikutip dari Metro, 29 Juli 2011, di gua itu terbentuk kristal yang bisa tumbuh hingga mencapai 11 meter. Namun belum diketahui mengapa kristal di dalam gua itu terbentuk dalam posisi yang tidak beraturan.

“Kristal-kristal ini merupakan salah satu keajaiban dunia,” kata Juanma Garcia Ruiz, geolog dari Instituto Andaluz de Las Ciencias de la Tierra, Spanyol, yang mempelajari kondisi di tambang tersebut. “Gua ini sangat luar biasa, sayangnya banyak orang di Meksiko yang Baca tulisan ini lebih lanjut

Jawa dan Sumatera, Daerah Rawan Bencana di Dunia

Dari putarannya, badai di atmosfir, sampai pergeseran lempeng tektonik, Bumi bisa jadi sangat berbahaya. Menurut data sekretariat UN International Strategy for Disaster Reduction, ribuan bencana dari gempa bumi, banjir, dan lainnya telah menewaskan lebih dari 780 ribu orang sejak tahun 2000 hingga 2009. Jutaan lainnya terluka atau terpaksa mengungsi.

Tidak ada yang tahu apa yang bakal terjadi satu dekade mendatang, namun beberapa daerah memiliki banyak alasan untuk lebih berhati-hati. Berikut 7 lokasi di dunia yang masuk kategori paling rentan bencana alam.

1. Istanbul, Turki

Tidak ada yang tahu atau bisa memperkirakan kapan patahan Anatolia Utara akan pecah. Namun yang pasti: itu sebuah keniscayaan. Gempa bumi yang diakibatkan pecahan itu bisa menjadi berita yang sangat buruk bagi 12,8 juta penduduk Istanbul.

Sejak berabad-abad lalu, gempa Bumi dari patahan Anatolia Utara telah merayap ke arah barat. Gempa besar terakhir terjadi pada 1999, saat lindu berkekuatan 7,6 skala Richter memporakporandakan Kota Izmit. Pemerintah mengumumkan, jumlah korban sekitar 17.000. Namun, pada 2004 peneliti dari Unibersity Brasilia, Vasile Marza menyebut angka lebih dari dua kali lipat. Yakni 45.000 orang.

Jika bumi kembali berguncang di masa mendatang, para ilmuwan memperkirakan, efeknya bakal lebih ke Barat, ke selatan Istanbul. Pada Januari 2010, sebuah studi di jurnal Nature Geosciences menemukan Baca tulisan ini lebih lanjut

Satelit Baru Pluto yang Misterius

Selama ini, ilmuwan mengetahui bahwa Pluto hanya memiliki 3 satelit serupa Bulan yang mengelilingi Bumi, yaitu Charon, Nix, dan Hydra. Namun, jumlah itu mesti direvisi lantaran teleskop ruang angkasa Hubble menemukan sebuah satelit baru.

“Ukurannya kecil, hanya berdiameter 21 mil,” tulis Daily Mail, 20 Juli 2011. Bandingkan dengan Charon yang berdiameter 750 mil atau Nix dan Hydra yang masing-masing berdiameter 56 mil dan 70 mil. Semua satelit Pluto tergolong kecil dibandingkan Bulan yang memiliki diameter Baca tulisan ini lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 87 pengikut lainnya.