Wanita 78 Ini Jago Menembak

Chandro Tomar

Chandro Tomar - VivaNews.com

Jika wanita berusia lanjut lain menikmati hari tuanya dengan bersantai dan berkumpul dengan anak cucu, tidak demikian dengan Chandro Tomar. Wanita berusia 78 tahun ini tetap aktif dan memiliki hobi yang unik. Di usianya yang sudah lanjut, Tomar justru masih bersemangat menggeluti latihan menembak.

“Saya ingin melakukan sesuatu yang berguna bagi orang lain dalam kehidupan saya. Dan saya ingin memperlihatkan kemampuan saya kepada orang lain,” kata Tomar seperti dilansir dari Daily Mail, Minggu, 25 Maret 2012.

Menurut Tomar, saat pertama kali memegang pistol dia merasa begitu nyaman dan sama sekali tidak merasa takut. Bahkan, dia langsung jatuh cinta dengan senjata mematikan itu.

“Begitu saya memegang pistol untuk pertama kalinya, saya langsung Baca tulisan ini lebih lanjut

Mi Instan Kaya Zat Besi dari Universitas Brawijaya

Laboratorium Food Production and Training Centre (FPTC) Fakultas Ilmu dan Teknologi Pertanian (FITP) Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur, Jumat siang pekan lalu, 24 Juni 2011. Suasana hiruk-pikuk. Ada yang sedang membungkus aneka kudapan, ada yang memasak, ada pula yang sedang melayani pembeli.

Selain sebagai penghasil makanan olahan, FPTC juga berfungsi sebagai toko. Di tempat ini, mahasiswa dan dosen FITP bisa menjual makanan atau minuman hasil inovasinya. “Kami mencoba menjual mi instan di tempat ini. Saya yakin laku keras,” kata Meidina Nurfitrasari, mahasiswa semester Baca tulisan ini lebih lanjut

Surat Cinta yang Baru Sampai 53 Tahun Kemudian

Sebuah surat cinta untuk seorang mahasiswa Amerika Serikat dari pacar yang sempat menjadi istrinya ternyata baru diterima sang mahasiswa tersebut 53 tahun kemudian. Surat cinta itu ditulis pada 1958.

Surat tersebut baru muncul di ruang surat sebuah universitas di Pennsylvania awal bulan ini. Surat itu dialamatkan ke Clark C. Moore yang sudah berganti nama menjadi Muhammad Siddeeq. Akibat penggantian nama tersebut, Siddeeq sulit dideteksi keberadaannya.

Namun, seorang teman Siddeeq melihat laporan televisi soal surat itu dan menghubungi universitas tersebut. Siddeeq, 74 tahun, mengaku masih ingin membaca surat tersebut, meski Baca tulisan ini lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 87 pengikut lainnya.